Tentang Rindu Yang Tak Berkesudahan

jika bagimu aku tak lagi ada, namun bagiku kamu selalu ada menghantui aktifitasku. sulit rasanya untuk terima bahwa kamu tak ingin lagi disini bersamaku, namun apa yang bisa aku paksakan jika hanya menambah bebanmu saja, ahh…biarlah, aku yang merasakan ini sendiri. rindu…yaa aku sangat rindu, ingin aku mengirimkanmu pesan singkat setiap saat, ingin aku mendengar suaramu, meski suara itu hanya dengkuran tidurmu, ahh….sudahlah terlalu rindu untuk mengingat semua itu.
cinta, sudahlah tak perlu terlalu dipikirkan lagi tentang masa ini. namun, tetap saja ia datang tiada henti-hentinya menyesakkan ruang dihatiku hingga hati ini terasa amat sempit untuk cinta yang lain.  tak bisakah cinta ini ditukar saja?
cinta, rindu, semua ini semakin menjadi jadi meskipun terkadang benci datang untuk memasuki hati tapi tak bisa terlalu sesak dihuni oleh cinta dan rindu. apa aku jatuh cinta? tidak, bukankah aku baru saja patah hati, lalu mengapa aku tak dapat membenci? setelah hati ku dilemparkan dan remuk dengan sangat parah.
aku mencoba menata hatiku dengan gaya lain, namun tak bisa tetap saja ia ingin seperti gayanya yang sebelumnya. apa ini rindu? entahlah, yang jelas aku masih terlalu nyaman untuk mengenang dan merindukannya. apa ini hal bodoh? entahlah ini apa, yang jelas aku masih ingin rinduku berlabuh padanya meski suatu hari nanti aku tak tahu apakah rindu ini akan tetap berlabuh padanya? yang jelas saat ini aku berkelana, mencari pelabuhan baru yang mungkin bisa buat aku menetap disana.
aku tau, ini hanya soal waktu yang belum bisa aku tinggalkan, aku tau ini hanya soal proses yang perlu terus menerus aku lalui. ahh… sudahlah, yang Kuasa lebih mengerti tentang ku, hanya butuh waktu dan proses baru.

Comments

Popular posts from this blog

Ini Jambi : Taman Wisata Air Jambi Paradise